Penerapan kompres hangat jahe merah pada pasien gout arthritis di Desa Sukajaya

Dyah Intan Kusumaningrum (Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati)
Rika Yulendasari (Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati)
Eka Yudha Chrisanto (Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati)
DOI: 10.56922/phc.v6i8.15 Published: 2026-10-21 pp. 723-733
Full-Text Downloads:
Access and read the complete peer-reviewed article

Background: Gout arthritis is a significant global health issue, with a prevalence reaching 34.2%. In Indonesia, the prevalence of gout is 32% among individuals under 34 years of age and 68% among those over 34. In Lampung Province, the prevalence of joint disease is 7.61%, affecting 22,345 individuals aged 15 and older. Pain is the primary complaint among those with gout arthritis, often leading to restricted activity and a diminished quality of life. One non-pharmacological intervention that can help alleviate this pain is the application of warm compresses infused with red ginger.

Purpose: To describe nursing care involving the use of warm red ginger compresses to reduce joint pain in patients with gout arthritis.

Method: This study employs a nursing care case study approach, conducted in Sukajaya Village (Batu Menyan Hamlet), Lempasing District, Pesawaran Regency, Lampung Province, from May 9–10, 2026. The subjects consisted of two patients diagnosed with gout arthritis. Pain levels were measured using the Numeric Rating Scale (NRS). The evaluation data were analyzed descriptively to assess the effectiveness of the warm red ginger compress therapy in reducing pain among the patients.

Results: Both patients experienced a reduction in pain intensity. For the first patient, the pain scale decreased from 5 to 2, with uric acid levels dropping from 8.6 mg/dL to 7.8 mg/dL. For the second patient, the pain scale decreased from 6 to 3, with uric acid levels dropping from 9.4 mg/dL to 8.5 mg/dL.

Conclusion: The application of warm red ginger compresses is effective in helping to reduce joint pain in patients with gout arthritis. Red ginger warm compress therapy can be applied as an independent, non-pharmacological nursing intervention within the community to help reduce joint pain in patients with gout arthritis.

Suggestion: Future researchers are advised to increase the sample size and extend the observation duration to obtain more valid and comprehensive results.

Keywords: Compress; Gout arthritis; Joint pain; Non-pharmacological therapy; Red ginger

Pendahuluan: Gout arthritis menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup tinggi di dunia dengan prevalensi mencapai 34.2%. Di Indonesia, prevalensi penyakit asam urat pada usia di bawah 34 tahun sebesar 32%, sedangkan pada usia di atas 34 tahun sebesar 68%. Provinsi Lampung, prevalensi penyakit sendi sebesar 7.61% dengan jumlah 22.345 penderita pada penduduk usia ≥15 tahun. Nyeri merupakan keluhan utama yang sering dialami penderita Gout arthritis dan dapat menyebabkan keterbatasan aktivitas serta penurunan kualitas hidup. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan nyeri adalah kompres hangat jahe merah.

Tujuan: Untuk menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan terapi kompres hangat jahe merah terhadap penurunan nyeri sendi pada pasien gout arthritis.

Metode: Kegiatan ini adalah kajian asuhan keperawatan dengan pendekatan studi kasus (nursing care study) yang dilaksanakan di Desa Sukajaya Dusun Batu Menyan, Kecamatan Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung pada tanggal 09–10 Mei 2026. Subjek dalam studi kasus ini berjumlah dua pasien yang telah memenuhi kriteria yaitu pasien dengan diagnosis gout arthritis. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan numeric rating scale (NRS). Data hasil evaluasi kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan efektivitas penerapan terapi kompres hangat jahe merah dalam menurunkan nyeri pada pasien gout arthritis.

Hasil: Menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada kedua pasien. Pada pasien 1 skala nyeri menurun dari 5 menjadi 2 dengan kadar asam urat dari 8.6 mg/dL menjadi 7.8 mg/dL. Pada pasien 2 skala nyeri menurun dari 6 menjadi 3 dengan kadar asam urat dari 9.4 mg/dL menjadi 8.5 mg/dL.

Simpulan: Penerapan terapi kompres hangat jahe merah efektif dalam membantu menurunkan nyeri sendi pada pasien gout arthritis. Terapi kompres hangat jahe merah dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis secara mandiri di masyarakat untuk membantu mengurangi nyeri sendi pada pasien gout arthritis.

Saran: Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperbesar jumlah sampel dan memperpanjang durasi observasi guna memperoleh hasil yang lebih valid dan komprehensif.

  1. Arlina, Z. (2019). Pengaruh pemberian kompres hangat memakai parutan jahe merah terhadap penurunan skala nyeri pada wanita lansia penderita gout arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang tahun 2018. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 9(18), 130–136.
  2. Darmawansyah, S., & Rochmani, S. (2022). Pengaruh kompres hangat jahe merah terhadap nyeri asam urat pada lansia di RW 004 Kampung Rawa Bokor Kota Tangerang tahun 2021. Nusantara Hasana Journal, 2(1), 157–166.
  3. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik (edisi 1). Diakses dari https://elibrary.bsi.ac.id/readbook/260209/standar-diagnosis-keperawatan-indonesia-definisi-dan-indikator-diagnostik
  4. Dillasamola, D., & Putri, B. O. (2023). Peronema canescens jack terhadap hiperurisemia. Penerbit Adab.
  5. Febiantri, N., & Machmudah, M. (2021). Penurunan nyeri pasien post sectio caesarea menggunakan terapi Teknik relaksasi benson. Ners Muda, 2(2), 31.
  6. Febriyanti, T., Pratiwi, R. I., & Santoso, J. (2021). Gambaran penggunaan obat anti inflamasi non steroid (AINS) sebagai pereda nyeri di instalasi farmasi Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal (Doctoral dissertation, DIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama).
  7. Halodoc. (2026). Bukan cuma satu! Inilah beragam arti NRS. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/bukan-cuma-satu-inilah-beragam-arti-nrs
  8. Hansildaar, R., Vedder, D., Baniaamam, M., Tausche, A. K., Gerritsen, M., & Nurmohamed, M. T. (2021). Cardiovascular risk in inflammatory arthritis: Rheumatoid arthritis and gout. The Lancet Rheumatology, 3(1), e58–e70.
  9. Hidayatullah, M. D. (2024). Penatalaksanaan holistik laki–laki usia 65 tahun dengan gout arthritis dan diabetes melitus melalui pendekatan kedokteran keluarga di wilayah kerja Puskesmas Panjang: Laporan kasus. Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine, 11(1), 128–139.
  10. Imran, M., & Rizaldi, I. (2020). Pengaruh penggunaan obat kortikosteroid terhadap proses penyembuhan luka jaringan lunak rongga mulut (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
  11. Junaidi, I. (2021). Mencegah & mengatasi berbagai penyakit sendi: Asam urat, rematik, dan penyakit sendi lainnya. Penerbit Andi.
  12. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Mengurangi dan mencegah penyakit asam urat. Kemenkes RI. Diakses dari https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4247/mengurangi-dan-mencegah-penyakit-asam-urat
  13. Kurnia, K., Andriyani, S., Sulastri, A., & Suparto, T. A. (2024). Studi kasus: Penatalaksanaan terapi kompres hangat air jahe merah terhadap tingkat nyeri pada pasien dengan asam urat. Journal Healthcare Education, 2(2), 25–35.
  14. Landgren, A. J., Dehlin, M., Jacobsson, L., Bergsten, U., & Klingberg, E. (2021). Cardiovascular risk factors in gout, psoriatic arthritis, rheumatoid arthritis and ankylosing spondylitis: A cross-sectional survey of patients in Western Sweden. RMD Open, 7(2), e001715.
  15. Listyarini, A. D., Riyana, D., Prastiani, D. B., & Adyani, S. A. M. (2022). Pengaruh kompres jahe merah terhadap tingkat penurunan nyeri sendi pada lansia dengan asam urat di Desa Ketanjung. Jurnal Profesi Keperawatan, 9(2), 98–109.
  16. Lumintang, C. T., Langelo, W., & Kaseside, M. A. (2024). Efektivitas kompres jahe merah hangat terhadap penurunan nyeri dan kualitas hidup penderita gout arthritis. Klabat Journal of Nursing, 6(2), 45–50.
  17. Merliana, R., Daeli, N. E., & Sitanggang, M. (2019). Perbedaan kompres air hangat dan jahe merah terhadap tingkat nyeri gout lansia. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 2(2), 169–175.
  18. Muniroh, M. A. D., Karyawati, T., & Arisnawati, A. (2023). Asuhan keperawatan pada tn. T keluarga tn. T dengan gangguan sistem muskuloskeletal: gout arthritis di Desa Kutayu Rt 04 Rw 01 Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 1(4), 306-317.
  19. Ningtyas, N. W. R., Amanupunnyo, N. A., Manueke, I., Ainurrahmah, Y., & Laoh, J. M. (2023). Bunga rampai manajemen nyeri. Jawa Tengah: PT. Media Pustaka Indo.
  20. Pertiwi, E. M. E., Awaludin, S., & Sumeru, A. (2019). The effect of combination therapy of a warm ginger stew compress and Ki. 3 point acupressure on the pain level of gout arthritis patients in Indonesia. Jurnal Ners, 14(2), 151.
  21. Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. (2021). Potter & perry's essentials of nursing foundation, sae, e book. Elsevier Health Sciences.
  22. Purwanto, N. H., & Darsini, D. (2023). Menurunkan keluhan nyeri kepala pada lanjut usia dengan hipertensi menggunakan kompres hangat. Enfermeria Ciencia, 1(2), 88-104.
  23. Prabuningrat, A., & Hunaifi, I. (2022). Peranan sitokin dan kemokin dalam proses neuroinflamasi pada stroke iskemik akut. Lombok Medical Journal, 1(2), 143-149.
  24. Rahayu, H. T., Sri, N., & Sunardi, S. (2017). The effectiveness of red ginger compress therapy (Zingiber officinale rosc. var. rubrum) on elders with joint pain. Health Science International Conference (HSIC 2017), 374–380. Atlantis Press.
  25. Rahmawati, A., & Kusnul, Z. (2021). Potensi kompres hangat jahe merah sebagai terapi komplementer terhadap pengurangan nyeri artritis gout: potential of red ginger warm compress as a complementary therapy for gouty arthritis pain reduction. Jurnal Ilmiah Pamenang, 3(1), 7-12.
  26. Rohmawati, D. L., Nisak, R., & Lukitaningtyas, D. (2025). Kompres hangat dalam penatalaksaan hipertensi inovasi berbasis bukti. Jakarta Barat: Nuansa Fajar Cemerlang.
  27. Saifah, A. (2018). Pengaruh kompres hangat air rebusan jahe merah terhadap keluhan penyakit sendi melalui pemberdayaan keluarga. Jurnal Kesehatan Tadulako, 4(3), 1–78.
  28. Samsudin, A. R., Kundre, R., & Onibala, F. (2016). Pengaruh pemberian kompres hangat memakai parutan jahe merah (Zingiber officinale Roscoe Var Rubrum) terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gout artritis di Desa Tateli Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(1), 114041.
  29. Syahbana, A., Nurmajidah, W. A., & Prasetyawan, R. D. (2024). Penerapan kompres hangat jahe merah pada asuhan keperawatan gerontik klien gout arthritis dengan masalah keperawatan nyeri akut di Puskesmas Wongsorejo. Professional Health Journal, 5(2), 498–505.
  30. Zustika, D. S., Maryatisna, M. N. A., Azizah, S. N., Nurhalida, N. H., & Halidatunur, T. A. (2025). Potensi tanaman obat dalam mengatasi hiperuresemia. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 25(2), 120–133.